Tampilkan postingan dengan label catwalk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catwalk. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Oktober 2012

17 (Indonesia)


Beberapa saat sebelum Cinta tampil, Havyn sudah tiba di XXX. Latar belakang dan lantai catwalk berkabut putih terang yang ditimpali dengan lampu sorot kebiruan membuat Cinta terlihat bagaikan seorang puteri, yang melangkah di atas awan, dengan gaunnya yang berwarna merah muda, berhiaskan taburan kilau cahaya yang memantul pada kristal dan permata yang bertebaran di permukaannya.
Syukurlah. Havyn merasa khawatir jika Cinta harus mengenakan busana yang minim, seperti saat tampil di XTC. Senyum yang dilayangkannya kepada Havyn dari atas catwalk, menunjukkan bahwa Cinta menyadari keberadaannya di sana, yang kemudian dibalasnya dengan sebuah senyum yang penuh dengan rasa bangga.
“Kutunggu di luar, ya?”
Ajaib! SMS singkat yang dikirimkannya kepada Cinta setelah berakhirnya acara, ternyata benar-benar membuatnya menemui Havyn di lobi depan. Tentunya, setelah ia berganti pakaian dan menghapus riasan tebal dari wajahnya, sehingga tampak seperti remaja puteri pada umumnya.
“Haaavyn.” Cinta menyapanya dengan mata berkaca-kaca dan memancarkan kebahagiaan yang tidak dapat diungkapkan melalui kata-kata. 
Havyn menyambut Cinta dengan senyum, pelukan dan kecupan pada pipinya, lalu berbisik ke telinganya. “Memangnya kamu sudah boleh keluar?”
“Tapi, aku sudah meminta ijin, untuk menemuimu sebentar.”
“Sebentar? Bagaimana kalau aku saja yang mengantarmu pulang?”
“Serius?”
Havyn mengangguk.
“Coba, aku tanyakan dulu, ya.”
Sekali lagi Havyn mengangguk dan mengatakan, “Kutunggu di sini.”
Cinta kembali menghilang. Tak beberapa lama kemudian, sebuah SMS sampai ke telepon genggam Havyn.
“Boleh!” kata Cinta, melalui pesan tersebut, dan tak beberapa lama kemudian, Cinta kembali muncul dengan menyandang tasnya yang besar, yang kemudian dimasukkan Havyn ke bagasi mobilnya, sambil berjanji kepada Cinta, “Aku tidak akan menceritakan tentang pekerjaanmu kepada siapa-siapa. Ini rahasia kita berdua.”

~*~