Tampilkan postingan dengan label Dosen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dosen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

18 (Indonesia)


“Cinta kelihatan berbeda.” Bisik Bayu kepada Havyn yang duduk di samping kanannya, sambil mengamati Cinta yang duduk pada barisan depan, dari kursi deretan belakang, saat mereka mengikuti kuliah umum.
“Apanya?” tanya Havyn tidak mengerti.
“Meskipun terlihat lelah, tapi hari ini dia lebih ceria.”
“Masa?”
“Ada apa?” Bisik Satria, sambil menjulurkan kepala dari samping kiri Bayu yang duduk di tengah.
Bayu membisikkan sesuatu ke telinga Satria. Keduanya kemudian tertawa lirih.
Satria ikut menggoda Havyn sambil berusaha menahan tawa. “Semalam kalian ke mana saja? Kata Donna, kamu tiba-tiba kabur dengan membawa mobil papamu.”
Keduanya kembali tertawa, sementara Havyn hanya bisa menundukkan kepala dan mengutuk Donna di dalam hatinya. Meskipun lirih, tapi suara tawa mereka ternyata berhasil menarik perhatian sebagian mahasiswa yang mengikuti kelas yang sama. Demikian juga dosen mereka.
“Saudara yang tertawa di belakang! Ya, kalian berdua.”
Havyn berusaha keras menahan diri, agar tidak menertawakan mereka. Tapi dosen itu ternyata cukup jeli.
“Saudara yang di sebelahnya juga. Jadi pas. Tiga pertanyaan, untuk kalian bertiga. Coba jelaskan, apa yang dimaksud dengan semantik, semiotik dan pragmatik.”

~*~